Ochan

Tahun lalu, lelaki Petualang itu berkunjung ke tempat saya.
Dia datang bersama presenter Fransisca Rathy, disela syuting acara Jelajah.
Perkenalan singkat yang biasa-biasa saja.
Saya tak banyak bicara. Lebih banyak salah tingkah dan gadhul bashar.
Suatu refleksi permanen saya jika mendadak frontal dengan wanita menarik.

Kemarin kami bertemu untuk kedua kalinya dalam suasana yang sama sekali berbeda.
Kali ini dia datang sendiri, untuk liputan kerusuhan.
Tak heran kalau saya menemuinya di antara aparat-aparat bersenjata laras panjang yang siaga berhadapan dengan demonstran.
Kami bercerita lepas, soal apa saja.
Tertawa terbahak-bahak, seperti layaknya teman lama.

Lantas..
Seberapa pentingkah dia, hingga saya menuliskannya di sini..?
Oh, tentu saja penting.
Tak berlebihan kiranya kalau saya bilang dia inilah inspirator saya.
Blog wordpress ini saya pastikan tak akan pernah ada, andai saja saya tak menemukan blogspotnya.
Blog yang saya habiskan waktu berjam-jam untuk membaca dan merenung.
Permainan kata yang benar-benar mengikat makna. Kadangkala seperti bernyawa.
Dimana akhirnya saya seperti menemukan other side dari saya yang selama ini menggumpal dan menunggu waktu diletupkan dalam wacana.

Teruslah menulis, kawan.
Jangan pernah berhenti bermimpi menyambung garis pada peta.
Biarkan saya sesekali mengikuti progressnya.

Silahkan sumringah, saya memang mengagumi anda.
Tapi tak usah kuatir,
saya bukan homo kok.. πŸ˜€

9 thoughts on “Ochan

  1. iya, emang bener bang…
    tulisannya ochan bener-bener yahud…
    duh sampe meleleh rasanya hati ini membaca tulisan-tulisan beliau πŸ™‚

  2. “Saya tak banyak bicara. Lebih banyak salah tingkah dan gadhul bashar.
    Suatu refleksi permanen saya jika mendadak frontal dengan wanita menarik.”

    hehehehe reaksi yang sangat “laki”wi… termasuk saya juga… btw yang diblogboleh diupdate dong..

  3. Assalamu’alaikum mas arham,
    ada wordpress juga yaaa.. kalau tak ada halamanrawa mungkin saya tak akan tersasar kesini.. ^__^
    salam hangat dari sesama penggemar (tulisan) ochan si halaman rawa.. ayo kompori beliau untuk bikin buku juga.. (percaya gak, dulu waktu pertama2 mendapati blog, saya mem-print tulisannya biar selalu mudah dibaca…he.he..).

    saya juga pernah melalui pertemuan pertama yg “tak banyak bicara. Lebih banyak salah tingkah dan gadhul bashar”.. semoga ada pertemuan kedua yg juga seperti kawan lama.. ^__^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.