Sederhana

Saya menyayangimu dengan sederhana..
Kapasitas rasa yang alakadarnya..
Bukan sebagai Adam pada Hawa..
Juga bukan Rama pada Shinta..
Atau Luis Fernando pada Maria..

Terima saja, jangan kau risau karenanya..
Saya melakukannya karena saya nyaman saat ini saja..
Peduli setan dengan apa dan siapa..
Perkara nanti itu soal masa..
Biarkan pendulum waktu bergerak pada porosnya..

Tak usah kau tanya mengapa..
Saya juga bingung dengan semuanya..
Karena rasa ini benar-benar baru adanya..
Seperti Archimedes berteriak Eureka!
Seperti Colombus menemukan Amerika..

Kau tahu siapa saya..
Dan saya tau ada dia..
Jadi tak perlu kita membuat garis segitiga..
Pastikan saja ini bukan lagi cinta yang menyala-nyala..
Sebab saya juga tak mau direpotkan dengan urusan asmara..

14 thoughts on “Sederhana

  1. gak mau nebak2 lagi maksudnya apa…
    (ntar dibilang salah lagi….)

    “….Saya menyayangimu dengan sederhana..”

    menyayangi yang sederhana itu…
    apa berarti menyayangi tanpa peduli siapa dia, apa yang dia lakuin buat kita, bagaimana dia…, apa yang dia miliki….
    apa berarti menyayangi, hanya karena kita ingin (menyayangi… for no reason?)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.