Merdeka..

Hari ini 62 tahun lalu..
Bung Karno melafal sebuah manifesto di secarik kertas ukuran tak lebih setengah kwarto.
Maka luar biasa jadinya.
Merdekalah kita.
Pekiknya tak henti terngiang sampai detik ketika jari saya beradu huruf terakhir keyboard ini.

Dan..
hari ini setelah 62 tahun itu..
Saya sempatkan diri membaca berita.
Ada sementara orang yang sepertinya lebih layak membunuh waktu dengan berasyik-masyuk merehabilitasi gerakan kiri yang seolah-olah terdzolimi.
Ada juga yang masih disibukkan mereka-reka kepahlawanan Tan Malaka.
Setelah sebelumnya sebagian orang yang lain membuang umur menyoal lagu tiga stanza.
Reparasi sejarah, katanya.

padahal nun jauh di seberang sana
Sejarah buram tertoreh lebih kasat mata, menggelitik syaraf nurani bagi siapapun yang masih peka.

Parsiti,
pahlawan devisa kita ber“fear factor” di jendela apartemen majikan.
adegan bungee jumping yang hanya boleh ditonton pada layar tivi berlabel Dewasa, diperagakan dari lantai 17, durasi 30 menit.
Dia tertolong.
Terbata-bata dia bertutur kemudian dari bibir yang bengkak, ditingkah kerjap mata yang lebam.
Jujur sepertinya, walau sang majikan kukuh menampik tuduhan.

Parsiti, pahlawan yang belum merdeka itu bukan seorang diri yang berbuat demikian.
ada Ceriyati pendahulunya, dengan nasib serupa.
Dan mungkin ada beratus –atau beribu- Parsiti dan Ceriyati kita yang lain, tak kalah nestapanya.
Wallahu’alam..

Seupil negeri beradab yang katanya serumpun kita itu, membalas tuba setelah kita beri susu.
Sebagian dari susu gratis berupa Pulau Sipadan dan Ligitan.
Sepertinya itu tak cukup,
karena sewaktu-waktu mereka masih gemas pada teritori Ambalat.

Maka tak berlebihan jikalau Bung Karno pernah bertitah mengganyang sedemikian..

Maafkan,
saya tak maksud provokatif.
Anggap hanya emosi sesaat tapi proaktif.
Yang meleduk di momen merdeka, dan kebetulan saja.

Ah, ingin rasanya tanamkan benci pada semua tentang mereka dan negeri itu..
andai di sana tak ada Siti Nurhaliza

18 thoughts on “Merdeka..

  1. Menaker sama Menlu RI impoten! Ga tegas membela rakyatnya sendiri. Dalih PJTKI ilegal, tak lengkap dokumen, bla..bla..bla…

    Kalo mau perang, perang ajeh. Wong Siti udah punyanya Datuk Maringgih, ngapain diarepin??

    Vote for Luna Maya!!

  2. bangsa Indonesia! merdeka atau mati? merdeka!!!!

    bikin itu dong, bang! foto yang gambarnya bang arham jadi bungkarno dan mbak siti jadi bu Fatmawati. kek apa ya???

    17an ikut lomba apa bang? ceritain juga ya di blog!
    yang lucu! kalo gak lucu………. gak papa sih!
    tapi kok, ada yg beda ya?

  3. Hehehe.. makasih semua..
    alhamdulillah, saya baik-baik saja..
    cuma semangat ngeblognya berfluktuasi ke tingkat terendah nih.. 😦

    nanti ya, insyaallah comment-nya dibalas satu-satu..
    😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.