Dia pernah membawa kemakmuran
dengan swasembada pangan
mestinya ini jadi cambukan
mengingat sekarang nasi aking pun dimakan
Tuhan sudah menutup keburukan
tak layak kita naikkan ke permukaan
soal hukum urusan negara saja
mari berdoa lapangkan jalannya
kelupas kerak benci di dada
ikhlaskan walau sementara
karena apalah arti setengah tiang
jika dikibarkan setengah hati
Masukan dari Januari 2008
Januari 29, 2008
Setengah Tiang
Januari 18, 2008
SEKOLAH = Sejuta Kilo Masalah
*tulisan ini dimuat di Surat Kabar Harian Kendari Pos, edisi 20 Januari 2008
Saya baru pulang dari mengantar ibu saya mengunjungi kerabat. Kerabat yang anaknya tewas tragis, tertimpa reruntuhan tembok pagar sekolahnya.
Anak itu sebelas tahun, belum juga memasuki masa transisi pra remaja ke remaja.
Ibunya hampir pingsan ketika kembali menceritakan kronologis peristiwa pada kami. Saya tak sampai [...]
Januari 16, 2008
Orde Baru
Teman saya, Juned, profesi utama hanya seniman cetak dan sablon kecil-kecilan.
Ia dianugerahi Tuhan skill tangan yang cekatan. Segala pekerjaan disanggupi.
Kurus tubuhnya pun tak menghalangi mengerjakan pekerjaan berat yang kadang saya saja belum sempat memikirkannya.
Tapi skill saja ternyata tak cukup di jaman teknologi ini.
Skill manualnya tergerus putaran instan peradaban.
Bisnis digital printing yang mulai marak di kota [...]
Januari 14, 2008
Jejak
Selamat Tahun Baru..
Hijriah dan Masehi.
Maaf, blog ini stagnan.
Saya pun menanggung beban tak berkesempatan mengunjungi blog kawan, di antara waktu yang penuh keterbatasan.
Tapi saya kan tetap menulis, dan terus menulis.
Mencipta karya hingga separuh nyawa.
Karena hidup ini seperti berjalan di pasir pantai.
Jika tak berjejak, langkah kita tak berarti apa-apa.
Dan jika jejak tak terhunjam dalam, niscaya kan tersapu [...]

