Masukan dari Oktober 2007

Oktober 28, 2007

Angkuh

tinggi hati benar..
benar-benar tampak perangai sebenar..
semisal berderajat sangat, sehingga saya hanya secuil kau lihat..
seperti bersahaja, padahal dengan begitu sisi indahmu tertutup mega..
Tampak bodohlah saya, lantaran empati yang berbalas angkuhmu..
seolah-olah merugilah kiranya saya jika saja tak berkawan denganmu..
Yang layak ditakuti hanya dosa, bukan nista manusia..
segan pada Tuhan, jika semaikan bibit permusuhan..
silahkan caci maki dalam hati..
tapi jangan [...]

Oktober 21, 2007

ACITA

Si tua yang konon 21 tahun berkarier jadi nahkoda itu tak pernah bermimpi kapal bermerek dagang ACITA yang dilabuhkannya bakal karam.
Bukan di tengah lautan lepas, tapi di pesisir yang notabene tak ada gelombang.
Naas, 32 orang tewas. Lebih dari separuhnya anak-anak.
Tiga diantaranya anak-anak Pak Mahmud, agen koran di tempat saya bekerja.
Habis sudah keturunan pak Mahmud.
Dan saya [...]

Oktober 17, 2007

Maaf

Jika saja maaf hanya formalitas
cukuplah lafal memperjelas, lalu sentuhan jadi penuntas.
Takkan hilang karat pada besi
Tak terkelupas remah pada pinggiran roti
Jika tak ada ikhlas pada dasar hati
Maaf, maaf, maaf..
hanya itu.
tak mudah memintanya, sebagaimana sulit memberinya.
tapi sudah kulakukan,
dan kini semua tergantungmu..