Masukan dari September 2007

September 28, 2007

Kawan

Sebaik-baik kawan adalah yang tak hanya mengajakmu tertawa, tapi juga menangis.
Tertawalah karena ternyata kita masih di dunia.
Dan menangislah, karena ternyata kita mesti pertanggungjawabkan kelak objek tertawaan di lain dunia.
Kalau kau anggap gagasan itu subyektif karena itu menurut saya, ya silahkan.
Tapi tak ada salahnya ditransfer, kan?
Saya tak katakan saya baik. Tapi saya mengajakmu baik-baik.
Mau ikut atau [...]

September 21, 2007

Sederhana

Saya menyayangimu dengan sederhana..
Kapasitas rasa yang alakadarnya..
Bukan sebagai Adam pada Hawa..
Juga bukan Rama pada Shinta..
Atau Luis Fernando pada Maria..
Terima saja, jangan kau risau karenanya..
Saya melakukannya karena saya nyaman saat ini saja..
Peduli setan dengan apa dan siapa..
Perkara nanti itu soal masa..
Biarkan pendulum waktu bergerak pada porosnya..
Tak usah kau tanya mengapa..
Saya juga bingung dengan semuanya..
Karena rasa ini [...]

September 17, 2007

Mati

Saya baik-baik saja, dan tak pernah merasa sebaik ini.
Seperti pecandu narkoba yang baru terbebas dari jeratan, dan tengah berjuang melewati sebuah masa-masa kritis..
Candu itu bisa saja kambuh, atau hilang sama sekali tergantung bagaimana saya memanage.
Ya, saya terlalu berasyik-masyuk dengan problema klasik nan bullshit yang niscaya akan saya tertawakan insyaallah pada masa-masa tua nanti.
Saya sampai lupa [...]

September 13, 2007

DeJavu

Hampir tiga tahun yang lalu, perempuan baik itu berkata ketus pada saya lewat sebait SMS:
“Bagaimana mungkin saya meyakinkan keluarga, kalau abang sendiri tak yakin?”
Lalu semuanya berjalan horizontal, tak ada pencerahan.
Kabar terakhir, dia minta saran..
kemudian pamit, menerima lamaran seseorang yang diyakininya benar-benar yakin.
Hubungan jarak jauh itu pun kandas.
Tak ada lagi kata kita, hanya kau dan aku.
Dan [...]

September 10, 2007

Tahbis

Di kantor..
Sejak sore sebelum semalam itu, saya sumringah.
senyuman ramah datang pada berbagai arah.
Terganjar penat dengan sapaan hangat.
Kantor saya memang ramai sejak seminggu lalu.
Seremoni tahunan, -jika terlalu centil untuk disebut ulang tahun-
Semalam, puncak dari seluruh kegiatan.
Yang paling ditunggu tentu saja pentahbisan karyawan terbaik.
Karena ini bisa mengangkat reputasi, juga gengsi. Yang bermuara ke promosi.
Dan ujung-ujungnya ada di [...]

September 7, 2007

Wish

Kalau Tuhan Maha Baik, beserta Maha-Maha lainnya, itu saya tahu sejak lama.
tapi kalau Tuhan Maha Membolak-balikkan hati, jujur itu saya baru sadari belakangan.
Berapa hari teranjau dalam satu labirin kegamangan, saya akhirnya menemukan keadaan dimana ternyata saya terlalu gegabah.
Padahal saya tahu hati dan perasaan sebenarnya hanya sebuah garansi semu.
Menjatuhkan serta memberi harapan pada suatu hal tanpa [...]

September 5, 2007

Deal

Saya tanyakan, deal or no deal..?
kau jawab deal..!
seperti gurauan, tetapi bukan.
saya terlanjur anggap itu sebagai komitmen..
ya sudah,
mari kita jalani..
kebetulan saya sudah nyaris lupa bagaimana rasanya memiliki..
berpikirlah keras,
karena sepeti katamu..
hidup ini terlalu singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah..

September 2, 2007

Perang Baliho di Kendari

(Tulisan ini dimuat di www.panyingkul.com, majalah online Jurnalisme Orang Biasa)

Baliho tak terbantahkan lagi sebagai sarana promosi paling efektif dan paling laris saat ini.
Tak perlu menyewa ruangan besar atau memajang di etalase eksklusif. Cukup dengan desain kreatif, susunan kalimat yang menarik perhatian dan mudah dicerna, serta cetakan beresolusi tinggi, lalu kemudian ditebar di lokasi-lokasi strategis.
Tinggal pilih, [...]