Mata teduh lelaki tua musafir Kuwait itu beradu mata saya.
Jelas tak nampak gelayutan mendung..
Namun refleks saya melontar pandang ke tempat lain.
Tak sanggup rasanya.
Atau mungkin tak pantas.
Mengingat mata teduh itu harus beradu pandang dengan mata pelahap hal-hal syubhat dan tekadang haram ini.
Bibir Timur Tengahnya bergerak cepat, ditimpali ayat-ayat suci beberapa ucap.
Diselingi translate penterjemah yang sepertinya Jawa.
Kentara [...]
Masukan dari Agustus 2007
Agustus 28, 2007
Oase
Agustus 17, 2007
Merdeka..
Hari ini 62 tahun lalu..
Bung Karno melafal sebuah manifesto di secarik kertas ukuran tak lebih setengah kwarto.
Maka luar biasa jadinya.
Merdekalah kita.
Pekiknya tak henti terngiang sampai detik ketika jari saya beradu huruf terakhir keyboard ini.
Dan..
hari ini setelah 62 tahun itu..
Saya sempatkan diri membaca berita.
Ada sementara orang yang sepertinya lebih layak membunuh waktu dengan berasyik-masyuk merehabilitasi gerakan [...]
Agustus 3, 2007
Sakit
Tiga hari yang hambar, tanpa lembaran surat kabar.
Kopi pagi terpaksa menduda.
Apalagi sejak saya ceraikan juga dengan rokok sejakĀ empat tahun lalu.
Kini dia benar-benar sendiri.
Berpaling ke televisi sudah tak enak.
Ini hari ke tiga mesin cetak kantor terpuruk kepayahan.
Rugi jutaan dari pasokan iklan, tak sebanding rugi moril dari kepercayaan.
Para teknisi muda nan segar yang belum lama direkrut terlihatĀ meradang [...]
Agustus 1, 2007
Puang
Kalender tersobek lagi. Juli berganti agustus.
Tadi sore sudah ada instruksi pak lurah, gapura kemerdekaan depan gang menuju rumah saya sesegera mungkin dirancang dibenahi.
Angka 17 agustus 1945 diganti jenis fontnya, dan dobel warnanya yang sudah mulai buram terhantam terik dan hujan.
Lumayan, ada proyek kecil-kecilan lagi. Setidaknya bisa untung dari uang cat.
Tak lupa replika bambu runcing yang [...]

